Menu

Banyak Korban Tsunami yang Belum Ditemukan

ACEH UTARA – Tragedi gempa dan tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam, masih meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Aceh, terutama bagi mereka yang menjadi korban. Memasuki delapan tahun gempa dan tsunami pada 26 Desember 2012, banyak korban yang belum ditemukan. Seperti yang disampaikan oleh Panglima Laot, Mukim Kaoy, wilayah Kuala Keurto, Aceh Utara, Senin (24/12/2012).

Ia mengatakan, sekitar 300 nyawa melayang di wilayahnya akibat tragedi tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 silam. Sementara menurutnya, korban hilang yang sampai saat ini belum ditemukan mencapai 10 orang lebih.

“Seingat saya ada sepuluh orang lebih belum ditemukan sampai detik ini. Sedangkan korban untuk satu kecamatan ini diperkirakan mencapai 300 jiwa, itu baru kecamatan Lapang saja, belum lagi kecamatan lain di Aceh Utara yang sempat disapu tsunami pada waktu itu,” jelas Mukim Kaoy.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sama’un (48). Sama’un adalah salah satu korban tsunami yang sampai saat ini jenazah isterinya belum juga ditemukan. “Saat itu saya bersama tiga orang anak saya dan isteri berlarian menyelamatkan diri dari kejaran gelombang raksasa tersebut. Namun naas, isteri saya tak selamat setelah terlepas dari pegangan tangan saya. Sedangkan saya dan tiga anak saya selamat meskipun sempat diseret gelombang itu,” kata Sama’un dengan kesedihan yang masih menderanya.

Berdasarkan data korban tsunami yang dilansir AcehPedia-“Ensiklopedia Aceh Terlengkap” bersumber dari Bakornas PBP – Depkes – Depsos -Media Center Lembaga Informasi Nasional (LIN), Updated Senin, 31  Januari 2005, Pukul 17.00  WIB, korban meninggal di Kabupaten Aceh Utara yaitu mencapai 2.217 jiwa.

The Globe Journal

No comments

Leave a Reply