Menu

Rakyat Jangan Ikut Terprovokasi Soal Bendera dan Lambang Aceh

acehimage.com

Pendukung Bendera Aceh

Lhoksukon - Menanggapi berbagai kontroversi terhadap rancangan qanun (peraturan daerah,red) yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) nomor 3/2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, diminta kepada masyarakat supaya tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu negatif.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh anggota komisi X DPR-RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Raihan Iskandar Lc, MM, disela-sela kegiatan sosialisasi Undang-undang Dasar (UUD) tahun 1945 membahas tentang 4 pilar berbangsa dan bernegara di Balai Desa Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (30/05/2013).

“Ketika terdapat perbedaan pendapat dalam perundang-undangan, masyarakat jangan mudah terprofokasi akan hal-hal yang tidak perlu misalkan tentang Qanun No.3/2013 ini dianggap tidak selesai, atau ada permainan-permainan tertentu yang padahal ini masih dalam sebuah proses konstitusi yang belum selesai,” ucapnya.

Masyarakat diharapkan  lebih dewasa menyikapi permasalahan itu. Karena tahapannya baru satu tingkat dan masih panjang. ”

Kalaupun ada undang-undang tertentu yang mengatakan ini sudah selesai dan yang lainya. Sebab, dalam sebuah peraturan agar bisa dijadikan sah kalau memang sudah dievaluasi oleh Kemendagri,” ucapnya lagi.

Oleh karena itu kata dia lagi, ini masih lobi antara Kemendagri dan Pemerintah Aceh menyoal mana-mana yang bisa disepahamkan, dan poin yang bisa dikurangi. Artinya, mereka masih mencari jalan tengah untuk mendapati titik temunya. Demikian kata Raihan.

No comments

Leave a Reply